Rabu, 30 November 2011
tak seindah hari kemarin
aku terbangun dari tidur ku yang begitu lelap.
ternyata hari ini matahari tak membangunkan ku,
burung-burung cantik pun bahkan tidak lagi bernyanyi untuk ku.
semua nya diam membisu, seolah mereka acuh terhadapku.
aku beranjak dari tempat tidur yang ukurannya tidak begitu besar
setelah ku putuskan untuk mengambil air wudu, terasa sekali bahwa ada yang sakit dibagian kepala ku
rasanya seperti dilemparkan batu berduri yang sangat besar, seketika aku merebahkan badanku kembali
sempat aku meneteskan air mata karna rasa sakitnya yang begitu menusuk.
meski hingga akhirnya aku tetap memutuskan untuk tetap bangun, dengan kepala yang begitu terasa sakit
seandainya kalian tau bagaimana rasa nya !!!
dengan sekuat tenaga ku lawan rasa sakit yang menganggu.
dalam sujudku, aku berteriak kepada tuhan
"ya Allah, seandainya aku boleh meminta, cabut nyawa ku sekarang juga daripada aku harus merasakan sakit seperti ini, dan ijinkan aku untuk hidup kekal bersama mu"
hanya kalimat itu yang terus aku ucapkan.
semakin lama sakitnya semakin memaksa ku untuk meneteskan air mata,
ya Allah, kuatkan aku
kuatkan aku...
kuatkan aku...
kuatkan aku...
aku tak ingin bagian dari masalalu ku datang kembali, kubur semua itu dengan seiring waktu ya Allah
aku mohon, janga biarkan "itu" mengangguku kembali.ijinkan aku untuk menjadi manusia sehat dan ormal seutuhnya, karna sejujurnya sulit untukku mengingat dan mengulang memori yang mungkin akan hilaang ini !
ternyata hari ini matahari tak membangunkan ku,
burung-burung cantik pun bahkan tidak lagi bernyanyi untuk ku.
semua nya diam membisu, seolah mereka acuh terhadapku.
aku beranjak dari tempat tidur yang ukurannya tidak begitu besar
setelah ku putuskan untuk mengambil air wudu, terasa sekali bahwa ada yang sakit dibagian kepala ku
rasanya seperti dilemparkan batu berduri yang sangat besar, seketika aku merebahkan badanku kembali
sempat aku meneteskan air mata karna rasa sakitnya yang begitu menusuk.
meski hingga akhirnya aku tetap memutuskan untuk tetap bangun, dengan kepala yang begitu terasa sakit
seandainya kalian tau bagaimana rasa nya !!!
dengan sekuat tenaga ku lawan rasa sakit yang menganggu.
dalam sujudku, aku berteriak kepada tuhan
"ya Allah, seandainya aku boleh meminta, cabut nyawa ku sekarang juga daripada aku harus merasakan sakit seperti ini, dan ijinkan aku untuk hidup kekal bersama mu"
hanya kalimat itu yang terus aku ucapkan.
semakin lama sakitnya semakin memaksa ku untuk meneteskan air mata,
ya Allah, kuatkan aku
kuatkan aku...
kuatkan aku...
kuatkan aku...
aku tak ingin bagian dari masalalu ku datang kembali, kubur semua itu dengan seiring waktu ya Allah
aku mohon, janga biarkan "itu" mengangguku kembali.ijinkan aku untuk menjadi manusia sehat dan ormal seutuhnya, karna sejujurnya sulit untukku mengingat dan mengulang memori yang mungkin akan hilaang ini !
Minggu, 27 November 2011
pagi ini :)
ku buka mata ku pagi ini
ku ambil handphone yang tak jauh berada dari tempat tidur ku
ku lihat jam dan ternyata tepat menunjukan pukul 03.00Am,
entah apa yang ku rasakan di pagi ini, rasa nya amat sangat nyaman tidak seperti biasanya
bahkan gersang dan panas nya kota jogja di pagi ini tak mampu mengalahkan rasa sejuknya hati ini.
ku lihat kembali handphone ku, ku buka pesan yang berada dalam inbox ku
dan ku baca kembali pesan singkat dari lelaki itu, sepertinya pesan singkat nya mampu membuat hati ku merasa istimewa.
seketika terbayang kembali wajah tampannya, bibir nya, mata nya, semyumannya dan semua tentangnya.
semua tentang masa indah yang pernah kita berdua lalui, dan kembali tersirat ruang kosong yang telah ia isi kembali.
ya Allah rasa nya aku tak ingin kehilangan momen seperti ini lagi, dan tak ingin ak memajmkan mata untuk melihat keindahannya setelah sekian lama tak dapat aku rasakan kini perasaan itu hadir kembali, apakah arti semua perasaan ku ini ?
akankah semua terulang untuk kesekian kalinya ? atau bahkan ini hanya berupa iklan semata ? entahlah.
namun aku sedikit tidak peduli dengan itu karna aku tidak terlalu memikirkan hal yang menurut ku belum penting itu, yang aku mau saat ini adalah kebahagian ini selalu berpihak pada ku, dan jangan jadikan ini sebagai mimpi semata.
terima kasih ya Allah, pagi ini Engkau memberiku kebahagiaan yang tiada terkira.
dengan perasaan bahagia aku ucapkan * SELAMAT PAGI
ku ambil handphone yang tak jauh berada dari tempat tidur ku
ku lihat jam dan ternyata tepat menunjukan pukul 03.00Am,
entah apa yang ku rasakan di pagi ini, rasa nya amat sangat nyaman tidak seperti biasanya
bahkan gersang dan panas nya kota jogja di pagi ini tak mampu mengalahkan rasa sejuknya hati ini.
ku lihat kembali handphone ku, ku buka pesan yang berada dalam inbox ku
dan ku baca kembali pesan singkat dari lelaki itu, sepertinya pesan singkat nya mampu membuat hati ku merasa istimewa.
seketika terbayang kembali wajah tampannya, bibir nya, mata nya, semyumannya dan semua tentangnya.
semua tentang masa indah yang pernah kita berdua lalui, dan kembali tersirat ruang kosong yang telah ia isi kembali.
ya Allah rasa nya aku tak ingin kehilangan momen seperti ini lagi, dan tak ingin ak memajmkan mata untuk melihat keindahannya setelah sekian lama tak dapat aku rasakan kini perasaan itu hadir kembali, apakah arti semua perasaan ku ini ?
akankah semua terulang untuk kesekian kalinya ? atau bahkan ini hanya berupa iklan semata ? entahlah.
namun aku sedikit tidak peduli dengan itu karna aku tidak terlalu memikirkan hal yang menurut ku belum penting itu, yang aku mau saat ini adalah kebahagian ini selalu berpihak pada ku, dan jangan jadikan ini sebagai mimpi semata.
terima kasih ya Allah, pagi ini Engkau memberiku kebahagiaan yang tiada terkira.
dengan perasaan bahagia aku ucapkan * SELAMAT PAGI
inilah aku dengan sejuta kekuranganku.
Disudut kamar kos yang kini menjadi sahabat baru ku, aku merasa sepi
hanya di temani oleh rintik hujan yang terdengar dari balik jendela yang terlihat tua itu.
merenuuung, hanyut dalam perasaan sunyi yang semakin menusuk.
tanpa disadari rasa sepi itu membawa ku dalam lamunan panjang.
ternyata saat ini aku berada dalam dunia nyata yang sesungguhnya, fatamorgana yang penuh kepalsuan dan kebohongan.
aku menyadari betul bahwa hidup ku tak seindah mereka yang memiliki sejuta keindahan.
aku bagaikan burung dalam sangkar atau mungkin aku hanya seorang boneka bodoh yang memiliki sejuta harapan namun tak tau bagaiman mewujudkannya.
terkadang hanya terlintas pertanyaan "MENGAPA DAN UNTUK APA AKU DI LAHIRKAN?"
sementara jawabanku itu mungkin hanya menjadi cerita lucu bagi mereka saja.
sejujurnya ku malu untuk bisa berinteraksi dengan mereka, entah itu teman-teman ku ataupun seseorang yang selalu ada di benakku saat ini.
selalu aku coba untuk membuka diri namuun aaaah rasanya ?!?
#untuk mereka : INILAH AKU DENGAN SEJUTA KEKURANGAN KU ..
hanya di temani oleh rintik hujan yang terdengar dari balik jendela yang terlihat tua itu.
merenuuung, hanyut dalam perasaan sunyi yang semakin menusuk.
tanpa disadari rasa sepi itu membawa ku dalam lamunan panjang.
ternyata saat ini aku berada dalam dunia nyata yang sesungguhnya, fatamorgana yang penuh kepalsuan dan kebohongan.
aku menyadari betul bahwa hidup ku tak seindah mereka yang memiliki sejuta keindahan.
aku bagaikan burung dalam sangkar atau mungkin aku hanya seorang boneka bodoh yang memiliki sejuta harapan namun tak tau bagaiman mewujudkannya.
terkadang hanya terlintas pertanyaan "MENGAPA DAN UNTUK APA AKU DI LAHIRKAN?"
sementara jawabanku itu mungkin hanya menjadi cerita lucu bagi mereka saja.
sejujurnya ku malu untuk bisa berinteraksi dengan mereka, entah itu teman-teman ku ataupun seseorang yang selalu ada di benakku saat ini.
selalu aku coba untuk membuka diri namuun aaaah rasanya ?!?
#untuk mereka : INILAH AKU DENGAN SEJUTA KEKURANGAN KU ..
dan akhirnya
Kau tak tau berapa banyak waktu yang telah ku lalui bersama mu
Kau takkan tau betapa kau berarti bagi ku, kau tak mengerti sejauh mana perjalanan ini kita lewati
Dan disinilah kita dimana perasaan kita terpaut bersemi, juga luruh
Aku takkan sempurna tanpa mu, hari ku takkan kembali tanpa mu disini
Dan mlamku akan menjadi penantian panjang di bawah badai yang menderu
Aku MENCINTAIMU, tak cukupkah itu ?
Aku sayang pada mu, masihkah kau RAGU ?
Mungkin itu memang tak cukup, tuk menangkan hati mu
Tak cukup tuk miliki dirimu, kau takkan pernah mengerti betapa kau berarti bagiku
Kau takkan sadari berapa banyak ruang yang telah kau isi, dan takkan terganti
Bila ini haus berhenti, bolehkah aku bertanya :
Mengapa disaat aku memberikan langitku untuk mu, mengapa disaat rasa itu merapat untuk membuat kita menjadi satu, mengaapa disaaat tiada kau, tiada aku dan hanya kita ? mengapa disaat aku bernafas untukmu ? mengapa ia harus ada ketika ku mulai percaya ? mengapa sekarang ? saat ini ? bukann kemarin atauu besok lusa ? ku kira aku tidak akan tau jawabannya.
Namun bila memang ini harus berakhir berhenti sampai disini
Dan apa yang kan ku katakan tak penting lagi, ku ingin kau hanya mengerti BETAPA BESAR RASA SAYANG KU INI !!
betapa ku ingin kau disini disisi ku selal
Dan jika aku boleh berharap, jika aku boleh memohon janganlah PERGI, tetaplah disini.
tidak untuk selamanya, tapi untuk kali ini saja
karna takkan ku temui bintang lagi seperti diri mu, takkan ku temui hujan seperti saat itu lagi
dan takkan ku temukan hati yang lain seperti hati mu.
karna ku akan tetap jadi kau yang ku sayang, yang ku rindu apapun itu...
Kau takkan tau betapa kau berarti bagi ku, kau tak mengerti sejauh mana perjalanan ini kita lewati
Dan disinilah kita dimana perasaan kita terpaut bersemi, juga luruh
Aku takkan sempurna tanpa mu, hari ku takkan kembali tanpa mu disini
Dan mlamku akan menjadi penantian panjang di bawah badai yang menderu
Aku MENCINTAIMU, tak cukupkah itu ?
Aku sayang pada mu, masihkah kau RAGU ?
Mungkin itu memang tak cukup, tuk menangkan hati mu
Tak cukup tuk miliki dirimu, kau takkan pernah mengerti betapa kau berarti bagiku
Kau takkan sadari berapa banyak ruang yang telah kau isi, dan takkan terganti
Bila ini haus berhenti, bolehkah aku bertanya :
Mengapa disaat aku memberikan langitku untuk mu, mengapa disaat rasa itu merapat untuk membuat kita menjadi satu, mengaapa disaaat tiada kau, tiada aku dan hanya kita ? mengapa disaat aku bernafas untukmu ? mengapa ia harus ada ketika ku mulai percaya ? mengapa sekarang ? saat ini ? bukann kemarin atauu besok lusa ? ku kira aku tidak akan tau jawabannya.
Namun bila memang ini harus berakhir berhenti sampai disini
Dan apa yang kan ku katakan tak penting lagi, ku ingin kau hanya mengerti BETAPA BESAR RASA SAYANG KU INI !!
betapa ku ingin kau disini disisi ku selal
Dan jika aku boleh berharap, jika aku boleh memohon janganlah PERGI, tetaplah disini.
tidak untuk selamanya, tapi untuk kali ini saja
karna takkan ku temui bintang lagi seperti diri mu, takkan ku temui hujan seperti saat itu lagi
dan takkan ku temukan hati yang lain seperti hati mu.
karna ku akan tetap jadi kau yang ku sayang, yang ku rindu apapun itu...
semoga#
Merenungkanmu kini
menggugah haruku
berbagai kenangan berganti
masa yang t'lah lalu
sebenarnya ku ingin
menggali hasrat untuk kembali
Melukiskanmu lagi
di dalam benakku
perlahan terbayang pasti
garis wajahmu
kehangatan cinta kasih
dapat kubaca jelas di situ
Adakah waktu
mendewasakan kita
kuharap masih ada
hati bicara
Mungkinkah saja
terurai satu persatu
pertikaian yang dulu
bagai pintaku
semoga
Lihatlah ku disini
memendam rindu
setiap kuberseru
yang kusebut hanya namamu
Sebenarnya kuingin
menggali hasrat kembali
kuharap agar kau mengerti
semoga
menggugah haruku
berbagai kenangan berganti
masa yang t'lah lalu
sebenarnya ku ingin
menggali hasrat untuk kembali
Melukiskanmu lagi
di dalam benakku
perlahan terbayang pasti
garis wajahmu
kehangatan cinta kasih
dapat kubaca jelas di situ
Adakah waktu
mendewasakan kita
kuharap masih ada
hati bicara
Mungkinkah saja
terurai satu persatu
pertikaian yang dulu
bagai pintaku
semoga
Lihatlah ku disini
memendam rindu
setiap kuberseru
yang kusebut hanya namamu
Sebenarnya kuingin
menggali hasrat kembali
kuharap agar kau mengerti
semoga
Langganan:
Komentar (Atom)
